<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Alfiah Hasna</title><link>https://alfiahhasna.journoportfolio.com</link><description>RSS Feed for Alfiah Hasna</description><atom:link rel="self" href="http://alfiahhasna.journoportfolio.com/rss.xml"></atom:link><language>en</language><lastBuildDate>Tue, 22 Aug 2023 00:00:00 +0100</lastBuildDate><item><title>UNTUNG BUNTUNG BISNIS JOKI AKADEMIS DI BANDUNG RAYA</title><link>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2023/08/untung-buntung-bisnis-joki-akademis-di.html</link><description>Joki akademis kini menjadi prospek bisnis yang cukup menjanjikan. Bisnis joki punya keuntungan fantastis tetapi diikuti dengan kerugian yang dahsyat.

BANDUNG - Siang itu Guntur (bukan nama sebenarnya) duduk di belakang salah satu meja kafe di kawasan Tamansari, Bandung. Jemarinya bergerak cepat di atas tuts-tuts laptop, merangkai kalimat demi pundi uang yang tidak sedikit. Di samping laptopnya berdiri segelas kopi yang tak lagi dingin dengan genangan air di bawahnya, sisa setengah, menjadi tand</description><pubDate>Tue, 22 Aug 2023 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2023/08/untung-buntung-bisnis-joki-akademis-di.html</guid></item><item><title>Konten Satwa (Liar) atau Eksploitasi?</title><link>https://news.detik.com/kolom/d-6445163/konten-satwa-liar-atau-eksploitasi</link><description>Tanggal 4 Desember lalu diperingati sebagai Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia atau Wildlife Conservation Day, meliputi flora dan fauna di alam. Menjaga kehidupan flora dan fauna di alam liar sama seperti menjaga ekosistem kehidupan pendamping manusia. Penambahan jumlah penduduk pasti diiringi dengan peningkatan jumlah bangunan sehingga mengurangi banyak lahan kosong. Pertanyaannya, ke mana perginya ekosistem hutan?



Salah seorang influencer yang memelihara satwa liar berinisial AA pernah </description><pubDate>Fri, 30 Jun 2023 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://news.detik.com/kolom/d-6445163/konten-satwa-liar-atau-eksploitasi</guid></item><item><title>Dekadensi Gizi Seimbang 2023</title><link>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63b5096388d10369b13239a2/dekadensi-gizi-seimbang-2023</link><description>Berapa banyak masyarakat Indonesia mengetahui istilah 'Pedoman Gizi Seimbang'? Pedoman asupan gizi seimbang yang semula disebut '4 Sehat 5 Sempurna' telah beralih dengan istilah baru sejak tahun 2009 silam.

Memperhatikan adanya perkembangan pengetahuan dan masalah gizi yang berlangsung di Indonesia, istilah '4 Sehat 5 Sempurna' kini digantikan dengan 'Tumpeng Gizi Seimbang (TGS)'. Dalam aturan yang berlaku, TGS tak hanya berisi jenis makanan yang perlu dikonsumsi, namun juga jumlah takaran pors</description><pubDate>Wed, 04 Jan 2023 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63b5096388d10369b13239a2/dekadensi-gizi-seimbang-2023</guid></item><item><title>Penyediaan Kantin Sehat bagi Universitas Padjadjaran</title><link>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63b52c3543b73e5de751e5e2/penyediaan-kantin-sehat-bagi-universitas-padjadjaran</link><description>Sejak pagi hingga petang, derap langkah kaki terdengar memasuki area kantin tiap fakultas di Universitas Padjadjaran. Riuh perut seakan memanggil agar segera menuju kantin, sembari mengisi waktu. Departemen Kesehatan (2003) menjelaskan definisi kantin sebagai ruang lingkup dengan aktivitas komersial menyajikan makanan dan minuman di tempat umum. Kantin dalam lingkup universitas ditunjukkan bagi mahasiswa maupun civitas akademika untuk mempermudah akses konsumsi pangan. Eksistensi kantin dalam ka</description><pubDate>Wed, 04 Jan 2023 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63b52c3543b73e5de751e5e2/penyediaan-kantin-sehat-bagi-universitas-padjadjaran</guid></item><item><title>Jatinangor Juga Butuh Halte!</title><link>https://www.ayobandung.com/netizen/pr-796367378/jatinangor-juga-butuh-halte</link><description>Menyediakan sarana transportasi umum saja tidak cukup. Dinas Perhubungan (Dishub) kawasan Jatinangor juga perlu menyediakan prasarana penunjang sarana transportasi umum.



HADIRNYA transportasi umum ditunjukkan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam penggunaan moda transportasi. Tarif murah dan lokasi strategis menjadi sebab orang memilih menggunakan transportasi umum.

Sayangnya, dua alasan tadi belum cukup menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadinya. Sala</description><pubDate>Sat, 31 Dec 2022 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://www.ayobandung.com/netizen/pr-796367378/jatinangor-juga-butuh-halte</guid></item><item><title>Indonesia Krisis Artis</title><link>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63af68594addee42d269f322/indonesia-krisis-artis</link><description>Sebagai penikmat industri hiburan, pasti tak asing dengan sosok artis yang meski memiliki banyak kontroversial namun tetap eksis. Bahkan usai sederet skandal telah dimiliki, karirnya masih tetap melejit di jagat maya. Apakah hal ini menjadi bukti nyata Indonesia tengah mengalami krisis artis?

--- Menjadi selebriti Indonesia era sekarang tentu cukup mudah. Jika dulu seorang artis perlu casting ke sana kemari, kini hanya membutuhkan koneksi internet dan buat konten viral, maka sutradara akan sege</description><pubDate>Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://www.kompasiana.com/alfiahhasna3509/63af68594addee42d269f322/indonesia-krisis-artis</guid></item><item><title>Sunyi Senyap Museum Betawi Setu Babakan</title><link>https://kumparan.com/alfiahh8/sunyi-senyap-museum-betawi-setu-babakan-1yGVomySckV</link><description>Jalan-jalan ke Setu Babakan tidak puas rasanya jika melewatkan kunjungan ke Museum Betawi. Akibat pandemi Covid-19, museum yang baru saja dibuka tahun 2017 terpaksa ditutup sementara. Meski sudah dibuka kembali, nyatanya kondisi museum masih sepi pengunjung.

Terdengar suara kendaraan dan langkah kaki memasuki lahan parkir. Sapaan hangat petugas mengawali kunjungan ke Museum Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Lokasinya berada di Jalan Moh. Kahfi II, kel. Srengseng Sawah, kec. Jag</description><pubDate>Sat, 18 Jun 2022 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://kumparan.com/alfiahh8/sunyi-senyap-museum-betawi-setu-babakan-1yGVomySckV</guid></item><item><title>Peran Penting Jurnalisme Science Atasi Perubahan Iklim</title><link>https://kumparan.com/alfiahh8/peran-penting-jurnalisme-science-atasi-perubahan-iklim-1yIHBS7j4U2</link><description>Cuaca panas dan terik yang terjadi akhir-akhir ini banyak dikeluhkan masyarakat sejak awal Mei 2022. Beberapa bahkan mengeluh kesulitan tidur sebab hawa panas masih terasa meski malam telah tiba. Panasnya cuaca juga diiringi dengan hujan yang lebat. “Kagak ujan mau tidur susah gegara gerah, ujan deres tidur susah juga gegara was was banjir. Problematik bet org Tangerang,” menurut salah satu netizen yang dengan akun @txtdaritng. Fenomena ini terjadi sebab adanya perubahan iklim (climate change) d</description><pubDate>Sat, 18 Jun 2022 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://kumparan.com/alfiahh8/peran-penting-jurnalisme-science-atasi-perubahan-iklim-1yIHBS7j4U2</guid></item><item><title>Kurang Literasi Jadi Sebab Penyebaran Hoaks</title><link>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2022/06/krisis-literasi-di-indonesia.html</link><description>Belakangan ini, tingkat literasi di Indonesia menjadi topik hangat yang kerap kali diperbincangkan. Melalui sumber Unesco pada tahun 2016 dalam situs “The World’s Most Literations” yang dilansir Kompas TV menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat 61 dari 62 negara. Di sisi lain PISA pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa tingkat literasi Indonesia berada di peringkat 10 dari 70 negara yang berpartisipasi. Hal ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami krisis literasi. Salah satu penyebab ter</description><pubDate>Fri, 17 Jun 2022 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2022/06/krisis-literasi-di-indonesia.html</guid></item><item><title>DI MASA DEPAN, MASYARAKAT LEBIH SUKA BEROBAT SENDIRI</title><link>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2022/04/apakah-swamedika-di-indonesia-akan_49.html</link><description>Apakah swamedikasi di Indonesia akan berlanjut?

Meski sudah memasuki tahun ketiga, virus Covid-19 masih hadir di tengah kita. Ia terus bermutasi seakan tak ingin eksistensinya hilang begitu saja. Sejak pertama kali hadir, virus ini sudah ikut campur pada perilaku masyarakat, salah satunya menghadirkan panic buying. Segala kebutuhan pokok habis diserbu dalam waktu singkat, mulai dari bahan makanan, masker, hand sanitizer, hingga obat-obatan termasuk multivitamin. Banyak pula hoax beredar terkait</description><pubDate>Wed, 13 Apr 2022 00:00:00 +0100</pubDate><guid>https://catatan-catatanjurnalistik.blogspot.com/2022/04/apakah-swamedika-di-indonesia-akan_49.html</guid></item></channel></rss>